Minggu, 16 November 2014

COBIT



COBIT singkatan dari Control Objective for information and related Technology adalah sebuah proses model yang dikembangkan untuk membantu perusahaan dalam pengelolaan sumber daya teknologi informasi (IT), atau yang merupakan suatu panduan standar praktik manajemen teknologi informasi dan sebagai tujuan pengendalian untuk informasi dan teknologi terkait. Dikeluarkan oleh IT Governance Institute (ITGI) yang merupakan bagian ISACA pada tahun 1996.

Visi dari COBIT adalah COBIT dijadikan satu-satunya model pengurusan dan pengendalian teknologi informasi (Information Technology Governance). Sedangkan misi COBIT yaitu melakukan riset, mengembangkan, memplublikasikan dan mempromosikan makalah-makalah, serta meng-update tatanan atau ketentuan TI Control Objective yang dapat diterima umum (generally accepted objective) berikut paduan pelengkap yang dikenal sebagai Audit Guidelines yang memungkinkan penerapan framework dan control objective dapat bejalan mudah.

COBIT menciptakan sebuah jembatan antara manajemen TI dan para eksekutif bisnis. Focus utama dari COBIT adalah harapan bahwa adopsi COBIT ini, perusahaan akan mampu meningkatkan nilai tambah melalui penggunaan TI dan mengurangi resiko-resiko inheren yang teridentifikasi didalamnya. 


Secara keseluruhan COBIT mempunyai empat komponen (volume) yakni  :
1.    Executive Overview, merupakan ringkasan dari kerangka kerja COBIT.
2.    Framework, sebagaimana disebutkan sebelumnya, kerangka kerja COBIT terdiri dari empat lingkup    (domain), 34 proses, tujuh criteria informasi, dan empat sumber daya teknologi informasi.
3.    Core Content, bagian ini berisi sasaran pengendalian (control objectives), pedoman bagi manajemen (management guidelines) dan model-model pengembangan secara utuh atau penih (maturity models). 
COBIT maturity models, menyediakan saranan bagi manajemen untuk mem-benchmarkdan menargetkan tingkatan proses pengembangan yang dikehendaki.
4.    Lampiran-lampiran, bagian ini berisi mappings, cross-references, dan glossary

Komponen tujuan pengendalian(control objectives) COBIT terdiri atas 4 tujuan pengendalian tingkat tinggi (high-level control objectives). Yang tercermin dalam empat cakupan domain COBIT, yaitu:
1.    Perencanaan dan organisasi (plan and organize.
Mencakup strategi dan taktik, dan perhatian atas identifikasi bagaimana IT secara maksimal dapat berkontribusi dalam pencapaian tujuan bisnis. Selain itu, realisasi dari visi strategis perlu direncanakan, dikomunikasikan, dan dikelola untuk berbagai perspektif yang berbeda. Terakhir, sebuah pengorganisasian yang baik serta infrastruktur teknologi harus di tempatkan di tempat yang semestinya.
2.    Pengadaan dan implementasi (acquire and implement.
Untuk merealisasikan strategi IT . solusi TI perlu diidentifikasi, dikembangkan, atau diperoleh, serta diimplementasikan dan terintegrasi ke dalam proses bisnis. Selain itu, perubahan serta pemeliharaan system yang ada harus dimasukan dalam hal ini untuk memastikan bahwa siklus hidup akan terus berlangsung untuk system ini.
3.    Pengantaran dan dukungan (deliver and support)
Memberikan focus utama pada aspek penyampaian/pengiriman dari IT. Juga mencakup area-area seperti pengoperasian aplikasi dalam system IT dan hasilnya, dan selain itu, proses dukungan yang memungkinkan pengoperasian system IT tersebut dengan efektif dan efisien. Proses dukungan ini termasuk isu/masalah keamanan dan juga pelatihan.
4.    Pengawasan dan evaluasi (monitor and evaluate)
Semua proses IT perlu dinilai secara teratur sepanjang waktu untuk menjaga kualitas dan pemenuhan atas syarat pengendalian. Menunjuk perlunya pengawasan manajemen atas proses pengendalian dalam organisasi serta penilaian independen yang dilakukan baik auditor internal maupun eksternal atau diperoleh dari sumber alternative lainnya.


Kerangka kerja pengendalian COBIT terdiri dari empat hal, yakni  :
  • Mengaitkannya dengan tujuan organisasi,
  • Mengorganisasikan aktivitas TI ke dalam model proses,
  • Mengidentifikasi sumber daya utama TI untuk melakukan percepatan,
  • Mendefinisikan tujuan pengendalian manajemen untuk dipertimbangkan.

COBIT mentabulasikan empat lingkup pekerjaan atau domain, proses, kriteria informasi dan sumber daya teknologi informasi menjadi 318 sasaran pengendalian (control objectives) dengan aplikasi pada tingkatan seperti apa (primer atau sekunder) serta dapat diterapkan pada sumber daya teknologi informasi yang mana.

1.    Lingkup pekerjaan (domain) yang meliputi empat hal sebagai berikut  :
·         Merencanakan dan mengorganisasikan,
·         Memperoleh dan mengimplementasikan,
·         Melaksanakan dan mendukung,
·         Memonitor dan mengevaluasi.

2.    Proses yang berjumlah 34, terdiri dari PO1 sampai PO10
(indikator Plan dan Organize), AI1 sampai AI7 (indikator Acquire dan Implement), DS1 sampai DS13 (indikator Direct danSupport), serta ME1 sampai ME4 (indikator Monitor dan Evaluate).


3. Kriteria informasi, yang meliputi tujuh hal berikut ini :
a.    Efektivitas,
b.    Efisiensi,

c.    Kerahasiaan,

d.    Integritas,
e.    Ketersediaan,
f.     Ketaatan,
g.    Keandalan.


4. Sumber daya teknologi informasi, yang meliputi  :
·         Sistem aplikasi,
·         Informasi,
·         Infrastruktur, dan
·         Personil.

Tujuan utama Cobit adalah menyediakan kebijakan yang jelas dan praktik baik, membantu manajemen senior dalam memahami dan mengelola resiko-resiko yang berhubungan dengan IT. COBIT menyediakan petunjuk control objective dan kerangka IT yang detail untuk manajemen, pemilik proses bisnis, user dan auditor. Pedoman COBIT memungkinkan perusahaan untuk mengimplementasikan pengaturan Information Technology (IT) secara efektif dan dapat diterapkan pada seluruh organisasi. 


* Tabel perbedaan antara COSO dan COBIT
Tinjauan perbedaaan
COSO
COBIT
Fokus Pengguna Utama
Manajemen
manajemen, operator dan auditor sistem informasi
Sudut pandang atas internal control
kesatuan beberapa proses secara umum.
kesatuan beberapa proses yang terdiri atas kebijakan, prosedur, penerapan serta struktur organisasi
Tujuan yang ingin dicapai dari sebuah internal control
pengoperasian sistem yang efektif dan efisien, pelaporan laporan keuangan yang handal serta kesesuaian dengan peraturan yang berlaku
pengoperasian sistem yang efektif dan efisien, kerahasiaan, kesatuan dan ketersediaan informasi yang dilengkapi dengan sistem pelaporan keuangan yang handal disesuaikan dengan peraturan yang berlaku
Komponen/domain yang dituju
pengendalian atas lingkungan, manajemen resiko, pengawasan serta pengendalian atas aktivitas informasi dan komunikasi
perencanaan dan pengorganisasian, pemaduan dan penerapan, pengawasan atas dukungan serta pendistribusian.
Fokus pengendalian
Keseluruhan entitas
sisi teknologi informasi
Evaluasi atas internal control
ditujukan atas seberapa efektif pengendalian tersebut diterapkan dalam poin waktu tertentu
ditujukan atas seberapa efektif pengendalian tersebut diterapkan dalam periode waktu yang sudah ditetapkan.
Evaluasi atas internal control
ditujukan kepada manajemen
ditujukan kepada manajemen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar